Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan

Penampakan Terbaru, Sebuah Gelombang Air Besar di Danau Loch Ness Tertangkap Kamera

Seorang fotografer amatir dikabarkan telah mengambil sebuah foto mengejutkan dari Danau Loch Ness, yang kemungkinan dapat mendorong mereka yang percaya adanya sejenis monster hidup di bawah permukaan danau itu. 

Gambar itu diambil oleh David Elder di Fort Augustus, sekitar 37 kilometer di ujung sebelah barat daya Loch Ness, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail.


Di foto itu menunjukkan sebuah gelombang panjang yang tampaknya disebabkan oleh semacam gerakan di permukaan danau. Alhasil, Elder bersikeras bahwa satu-satunya hal yang bisa menyebabkan hal itu adalah sebuah objek hitam padat di bawah permukaan air. 

Selain mengambil foto, lelaki asal Kota East Kilbride, di Wilayah Lanarkshire, itu juga masih mampu merekam video adegan misterius itu. 

"Kami sedang berada di dermaga di Fort Augustus dan saya ingin mengambil gambar angsa pada waktu itu," kata Elder. 


"Dari sudut mata kanan saya tiba-tiba menangkap sebuah area hitam di air sekitar 15 meter panjangnya, yang kemudian menjadi semacam busur gelombang," tambahnya.

Dia menjelaskan air saat itu air masih tenang dan tidak ada riak yang datang dengan gelombang, serta tidak ada kegiatan lain di atas air. 

"Air menjadi seperti itu sebab dilalui sesuatu yang padat dan membuat gelombang. Kelihatannya seperti semacam gelombang yang mungkin dibuat oleh papan selancar angin, tetapi tidak ada orang di Danau Loch pada waktu itu, tidak ada perahu, tidak ada," lanjut dia. 


Ilustrasi monster danau Loch Ness

Gambar itu tidak diragukan lagi akan memicu imajinasi siapa saja yang percaya cerita bahwa ada makhluk laut yang hidup di Danau Loch Ness, yang merupakan salah satu danau terbesar di Skotlandia karena kedalamannya mencapai 230 meter. 

Namun, mereka yang skeptis akan menganggap gelombang itu terjadi karena hembusan angin atau fenomena alam lainnya. 

Kisah monster Loch Ness muncul saat abad pertengahan. Namun, kisah itu pertama kali menjadi perhatian publik pada 1933.


Sumber :
indocropcircles

ApakabarDUnia

Misteri Ledakan Mahadasyat di Siberia (1908)

Tanpa bermaksud untuk melebih-lebihkan , misteri ledakan mahadasyat yang terjadi di kawasan Tunguska pada tahun 1908 silam , menjadi salah satu misteri dunia yang sampai saat ini membuat saya mati penasaran!
Saya selalu ingin mencari tahu , sebenarnya fenomena apakah yang terjadi di kawasan ini 99 tahun silam?
 
Banyak ahli dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan dikerahkan untuk turut mengungkap tabir gelap dari kejadian misterius ini. Namun sampai sekarang , sepertinya belum ada hasil dari ekspedisi yang benar-benar memuaskan. Maka tidak heran jika misteri Tunguska ini masuk kedalam top 10 misteri dunia.
 
Kejadian ini bermula pada pagi hari tanggal 30 Juni 1908 , kafilah-kafilah di gurun Gobi menyaksikan sebuah bola api menyala dan yang meluncur dengan cepat di langit untuk akhirnya lenyap di sebelah utara tapal batas Mongolia. Beberapa saat kemudian terjadilah ledakan maha dahsyat di dataran tinggi Siberia Tengah, Rusia, didekat sungai Tunguska, yang tercatat pada seismograf-seismograf di Irkutsk (880 kam ke selatan), Moskow (5000 km) ke barat, St. Petersburg, (Leningrad sekarang) dan bahkan sejauh Washington dan Jakarta.
 
Penduduk di daerah itu yang sangat langka melaporkan timbulnya tiang api yang menjulang setinggi langit, disusul oleh gelombang panas, serangkaian menggelegar, gelombang-gelombang angin sekencang taufan dan turunnya hujan yang berwarna hitam.
 
Baru 19 tahun kemudian dikirim ekspedisi ilmiah di bawah pimpinan Prof. L. Kulik, yang diulangi lagi pada tahun-tahun 1928 dan 1929. Fakta-fakta yang dikumpulkan mengagumkan dunia ilmu pengetahuan: daerah hutan yang berbentuk lonjong dengan ukuran kurang lebih 25 x 15 km mengalami kehancuran total, sedang lingkaran luar dengan ukuran kurang lebih 50 x 45 km mengalami kerusakan berat. Prof. Kulik almarhum ialah seorang ahli meteorit dan sampai akhir hayatnya mencoba dengan sia-sia untuk membuktikan adanya "Meteor Tunguska". Versi lain kemudian menyangka adanya sekelompok meteor. Namun tidak berhasil ditemukan sisa-sisanya seperti pada kepundan-kepundan meteor lainnya. Kemudian dilontarkan kemungkinan adanya komet, namun hal itu tidak sesuai dengan laporan para saksi.
 
Setelah tibanya zaman atom baru disadari bahwa ledakan maha dahsyat di Tunguska memperlihatkan ciri-ciri suatu ledakan nuklir! Ciri-ciri itu antara lain ialah bahwa pohon-pohon di hutan sekitarnya yang selamat dari ledakan, memperlihatkan lingkaran tahunan yang lebih gemuk untuk tahun 1908 daripada tahun-tahun lainnya. Dari keadaan pohon-pohon yang hangus terbakar juga dapat disimpulkan, bahwa ledakan yang memancarkan panas itu terjadi bukannya di permukaan bumi melainkan di udara.
Demikian juga telah ditemukan butir-butir magnetit ukuran mikroskopis di samping butir-butir silikat seperti kaca yang kadang-kadang mengandung partikel besi. Bahan-bahan yang sama ditemukan sehabis percobaan-percobaan nuklir di Alamogordo, Amerika Serikat, dan terbentuk oleh suhu sangat tinggi dari ledakan nuklir. Menurut perkiraan, ledakan maha dahsyat di Siberia pada tahun 1908 itu berkekuatan 30 megaton.
 
Dalam dua dasawarsa terakhir ini telah terungkap perspektif lain terhadap teka-teki Tunguska dengan adanya penelitian oleh ahli-ahli aerodinamika dan ahli-ahli peroketan, yang dipelopori oleh Dr. Felix Zigel. Analisa dari laporan para saksi, bukti-bukti dari gelombang balistik dan bentuk daerah kerusakan menunjukkan bahwa lintasan yang ditempuh oleh benda dari kosmos itu bukanlah lurus, melainkan semula datang dari arah selatan, di atas desa Keshma membelok ke timur dan diatas desa Preobrazhenka berubah arah ke barat. Tiba di sebelah utara desa Vanavara terjadilah ledakan maha dahsyat itu.
 
Lintasan yang berbelok-belok itu tidak mungkin dilakukan oleh suatu benda alamiah, melainkan hanya dapat dilakukan oleh suatu benda buatan, sehingga timbullah dugaan bahwa penyebabnya ialah wahana antariksa yang datang dari peradaban lain!
 
Hipotesa wahana antariksa dari luar bumi itu ada dua macam, meskipun kedua-duanya berdasarkan anggapan bahwa telah terjadi suatu ketidakberesan teknis. Yang satu mengira bahwa terjadi kerusakan pada sistem propulsinya sehingga terjadilah ledakan maha dahsyat yang memusnahkan tamu dari luar bumi tadi. Hanya butiran mikroskopis saja yang masih tertinggal yang merupakan sisa dari wahana antariksa semula.
 
Hipotesa yang lain mengira, bahwa obyek dari kosmos itu mengalami kesulitan dalam sistem pengemudian sehingga hampir membentur permukaan bumi. Maka dari itu pada saat terakhir ia terpaksa melakukan koreksi arah dengan menyalakan motor roket nuklirnya, sehingga ia berhasil meninggalkan bumi untuk selanjutnya meneruskan perjalanannya ke arah Planet Venus.
 
Apa pun sebabnya, kita boleh merasa bersyukur bahwa ledakan maha dahsyat tadi tidak terjadi di atas salah satu kota metropolitan, melainkan di daerah yang jarang penduduknya. Namun, menurut Ian Ridpath (Messages from the Stars, Fontana/Collins, Glasgow 1978), di dalam tahun 1977 para sarjana Uni Sovyet mengumumkan penemuan bahan carbonaceous chonditer yang lazimnya terdapat di kepala komet.
 
Apakah dengan demikian teka teki Tunguska telah terjawab untuk penghabisan kesekian kalinya?



Google Earth Berhasil Menangkap Gambar-gambar Mengerikan

Citra satelit Google Earth banyak menangkap gambar-gambar aneh di bumi ini. Salah satu yang kontroversial:  Monster Danau Lochness.
 

Pada gambar yang tertangkap satelit Google Earth menunjukkan bentuk monster yang lonjong dan memiliki beberapa helai buntut. Salah seorang yang mengaku menjadi saksi mata, Jason Cook mengklaim pernah melihat seekor monster laut berukuran 19 meter di perairan Loch Ness, Skotlandia. Monster ini menjadi mitos yang melegenda di wilayah itu.
 
Google Earth menangkap objek yang diduga monster Loch Ness. (Daily Mail) 


Selain itu, Google Earth juga berhasil menangkap sebuah adegan yang memicu kontroversi di Internet. Banyak yang beranggapan bahwa itu merupakan adegan pembunuhan. Jika benar, bisa jadi itu merupakan adegan pembunuhan yang paling mengerikan.

Seperti diberitakan Daily Mail, 15 April 2013, pada gambar itu terlihat jejak darah di sepanjang dermaga. Ada seseorang yang sedang berdiri, dan satu lainnya tertidur.

Melihat jejak darah itu, banyak yang berkomentar kalau seseorang telah menyeret mayat dan akan membuangnya ke danau.


 'A murder near my house on Google Maps' (Daily Mail)


Gambar yang terdeteksi berada di pinggir dermaga di kota Almere, Amsterdam, Belanda, pertama kali diposting di laman Reddit dengan judul 'A murder near my house on Google Maps'.

Namun, banyak juga yang tidak yakin kalau gambar itu merupakan tindakan pembunuhan. Alasannya sederhana. Gambar yang berhasil ditangkap satelit Google Earth itu terjadi pada siang hari.

Ini bukan pertama kalinya citra satelit Google Earth berhasil menangkap gambar-gambar yang mengejutkan. Pada awal tahun ini, Fiona Powell, melihat gambar hantu pria di sebuah desa yang telah digusur untuk dijadikan lapangan terbang di daerah Gloucestershire Selatan, Inggris.



Gambar bayangan yang menyerupai pria raksasa. (Daily Mail)

 






Sumber:
viva.

UFO Masuk ke Gunung Berapi di Meksiko?

Berita penampakan UFO kembali membuat jagad maya heboh. Kabarnya ada piring terbang UFO masuk ke dalam kawah gunung berapi Papocatepetl di Meksiko.

Objek berwarna putih itu terlihat terbang mendekati puncak gunung, melambatkan laju dengan bergerak melingkar. Setelah itu objek masuk kawah gunung berapi.


Sejak disiarkan dalam televisi lokal, FOROtv, video UFO itu kemudian menjadi perbincangan di negera tersebut. Gunung berapi yang terletak 40 km sebelah selatan Mexico City itu memang dipantau secara terus menerus. Namun, objek ganjil itu tidak jelas terekam.

Penampakan objek misterius di sekitar kawah gunung api tertinggi kedua di Meksiko dengan ketinggian 5.426 meter itu tercatat bukan pertama kalinya. Tahun lalu, sebuah video yang menampakkan objek terbang berbentuk cerutu dirilis, tapi para ahli menyatakan video penampakan itu palsu.

Nah, video klip terakhir itu disebutkan memiliki perbedaan dan setidaknya tidak mengarah pada objek atau video palsu.

Kepada HuffPost AS, salah satu ahli efek khusus video mengatakan penampakan terakhir itu tidak palsu alias nyata. Meski, sang ahli ini mengakui aspek rekaman dari video itu membuat objek tampak lebih seperti pesawat terestrial daripada pesawat ruang angkasa.

"Saya condong mengarah objek itu adalah jet komersial yang ditangkap saat melewati bidang pandang tersebut," jelas Marc Dantonio, Kepala Foto dan Analis Video Mutual UFO Network.

Dantonio menambahkan, beberapa elemen video ini pada awalnya mengejutkan. Pertama objek tampak bergerak cepat, dan kedua objek tampaknya mendarat ke gunung berapi itu.









Sumber:
viva.co.id

Misteri Penemuan Patung di Bulan

Keberadaan mahluk cerdas dari planet lain dan pernah menyumbang kecerdasan di bumi selalu jadi perdebatan. Salah satu misteri yang belum terpecahkan misalnya penemuan patung bergambar malaikat - dinamai: The Angel - di permukaan bulan.

Berita ini sempat dimuat di banyak tabloid empat tahun lalu (2009). Kabarnya, patung ini sebenarnya sudah ditemukan di reruntuhan batuan bulan yang di ambil oleh awak Apollo XI tahun 1969.
 



Nah, Sebenarnya kalangan internal NASA telah lama mengetahui tentang fakta gelap ini, namun mereka merahasiakannya dari publik, yang alasannya untuk mencegah kehebohan yang berlebihan. Rahasia ini akhirnya dibongkar setelah 40 tahun oleh Dr. Charles, seorang mantan ilmuwan NASA yang bertugas mendokumentasikan semua penemuan badan antariksa Amerika tersebut.

"Implikasi dari patung ini benar-benar membingungkan," kata Dr Charles wartawan. "Ini berarti bahwa pada satu waktu bulan memiliki suasana yang kondusif untuk kehidupan. Dan mungkin jadi rumah bagi ras canggih."

Patung The Angel berwujud wanita, dengan rambut panjang yang memiliki sayap. Hasil penelitian yang dibeberkan pada publik menyebutkan, bahwa patung ini telah berusia sekitar 200000 tahun ketika ditemukan, dan kemudian membuatnya dapat dipastikan bukanlah karya dari manusia di Bumi.

Hipotesa yang menghubungkan dengan dewa kuno bangsa Sumeria, Annunaki, dikritisi beberapa peneliti. Dr Miles Fredericks dari Universitas New York membantah, "Ini hanya propaganda kekristenan."

NASA sendiri secara resmi membantah pembongkaran file rahasia oleh Dr Charles. Hanya ada sedikit keterangan bahwa patung ini terus diteliti untuk studi lebih lanjut di sebuah lokasi yang dirahasiakan. Saya juga telah berusaha menelusuri situs-situs berita dan blog-walking guna mencari perkembangan misteri ini, namun belum ada kabar terbaru yang bisa mengungkap, apakah penemuan patung ini hoax belaka, atau justru jadi bukti tambahan tentang kehidupan cerdas yang pernah hadir di bumi. Well, the truth is out there....





 



10 Tahun Diduga Alien, Identitas Makhluk Ini Terkuak

Tahun 2003, sebuah makhluk yang dijadikan mumi ditemukan oleh seorang pria yang mencari peninggalan sejarah di sebuah gereja di La Noria, Gurun Atacama, Cile. Mumi itu sangat kecil, berukuran hanya sekitar 15 cm.

Rupa mumi tersebut begitu aneh, menyerupai alien. Karenanya, selama 10 tahun, identitas tulang tersebut menjadi misteri. Ada yang percaya bahwa mumi itu adalah makhluk luar angkasa, ada pula yang meyakini bahwa mumi itu adalah janin manusia yang digugurkan.


Orcar Munoz, penemu obyek itu, awalnya mendeskripsikan bahwa kerangka itu memiliki gigi keras dan kepala yang memiliki tonjolan. Sementara itu, terdapat sisa kulit yang tampak bersisik. Tak seperti manusia, tulang rusuknya hanya 9 (jumlah kemudian direvisi menjadi 10).

Mumi yang kemudian disebut Atacama Humanoid (Ata) tersebut beberapa kali berpindah tangan sebelum akhirnya jatuh ke Ramon Navia Orio, Kepala Institute for Exobiological Investigation and Study (IEE). Navia Orio mengungkapkan, obyek itu bukanlah hoax, walau belum tahu apakah memang alien.


Dalam tayangan bernama "Sirius" pada Senin (22/4/2013), terkuak bahwa mumi tersebut betapa pun anehnya adalah manusia. Analisis DNA menunjukkan bahwa obyek yang dimumikan itu adalah seorang pria.

Gary Nolan, peneliti sel punca dari Stanford University, dalam tayangan dokumenter tersebut mengatakan, "Saya yakin sekali ini bukan monyet. Ini manusia, lebih dekat ke manusia daripada simpanse. Ia hidup hingga usia 6-8 tahun."

"Pastinya, dia bernapas, dia makan, dia melakukan metabolisme. Menjadi pertanyaan kemudian adalah berapa besar ukurannya ketika dilahirkan," papar Nolan seperti dikutip Huffington Post.

Nolan melakukan analisis pada DNA mitokondria, bagian sel yang bertugas menghasilkan energi tetapi juga memiliki materi genetik. "Untai yang kami dapat dari DNA mitokondria menunjukkan bahwa ibu dari manusia ini adalah orang Indian dari Cile."

Sementara tentang ukurannya yang kecil, Nolan mengungkapkan bahwa hal itu mungkin akibat kelainan yang disebut kekerdilan. Menurutnya, fenomena pada mumi tersebut sebenarnya tak bisa dikatakan langka. 


Sumber :
kompas.com

7 Peninggalan Misterius di Dasar Laut

Ketika benua berevolusi, ketika daratan hilang akibat naiknya permukaan air laut, peradaban manusia masa lalu pun ikut terkubur. Banyak yang masih menjadi misteri, seperti misalnya Atlantis. Hanya legenda atau benar-benar nyata? Keberadaanya terus dicari berdasarkan kisah filsuf Pluto 2500 tahun lalu.

Kita lupakan sejenak masalah Atlantis, karena masih banyak penemuan-penemuan lain di dasar samudera yang juga menyimpan misteri. Lihatlah 7 tempat dalam daftar di bawah ini.


 
1. Kota bawah laut Kuba
 

Struktur seperti kota di bawah laut pada gambar di atas tertangkap sonar secara tak sengaja oleh sebuah perusahaan yang sedang melakukan survei pemetaan dasar laut. Temuan pada tahun 2001 di lepas pantai Kuba ini sempat menimbulkan berbagai spekulasi, bahwa inilah Atlantis yang hilang.

Sementara ada juga yang mengaitkan dengan legenda Maya dan Yucatecos, bahwa inilah pulau di jaman kuno yang dihuni nenek moyang mereka sebelum akhirnya lenyap ke dalam laut. Tak ada yang bisa mendukung semua teori tersebut, penelitian masih terus dilakukan di area seluas 200 hektar dan pada kedalaman antara 2.000 dan 2.460 kaki (± 700 m) ini.

 

2. Batu Melingkar di Laut Galilea
 

Pada tahun 2003, para ilmuwan terkejut menemukan struktur batu melingkar yang besar di kedalaman 30 kaki (9 m) di Laut Galilea. Struktur ini terdiri dari batu basal, ditumpuk dalam bentuk kerucut. Besarnya kira-kira dua kali ukuran Stonehenge di Inggris.

Dalam temuan mereka yang baru saja diterbitkan, arkeolog telah mencatat bahwa bentuk ini juga ditemukan pada pemakaman kuno di seluruh dunia. Namun, ukuran di dasar Laut Galilea ini sangat besar. Penelitian masih terus dilanjutkan guna mengungkap misteri ini.

 

3. Lingkaran Aneh di Florida
 
 
Seperti halnya penemuan di Laut Galilea, lingkaran-lingkaran aneh juga berhasil ditangkap oleh citra satelit Google di lepas pantai Florida, North Carolina. Dalam gambar terlihat banyaknya lingkaran di dasar laut tersebut.  Arkeolog masih berspekulasi bentuk lingkaran ini merupakan tipe penguburan kuno dan berasal dari sekitar tahun 8000 SM.



 
4. Struktur batu di Ontario


Di tahun 2005 para penyelam menemukan struktur batu yang unik. Letaknya di kedalaman 40 kaki (12 m) laut Ontario, Kanada. Bentuknya seperti tempurung kura-kura, memanjang dengan permukaan hampir sepenuhnya bertumpu pada batu-batu kecil seukuran bola bisbol. Beratnya diperkirakan 453 kg.

Awalnya mereka menganggap hanya proses ilmiah ciptaan alam, hingga akhirnya para ahli geologi dan arekologi melihat hasil foto. Mereka meyakini bahwa struktur batu itu buatan manusia. Bagaimanapun, fungsi dan alasan berada di kedalaman tersebut masih jadi misteri.



 
5. Stonehenge di Danau Michigan


Menyebut Stonehenge pasti langsung terbayang monumen batu bersejarah di Inggris. Padahal, bentuk serupa juga ditemukan di berbagai belahan dunia. Pada tahun 2007 saat peneliti melakukan pemindaian dengan sonar di Danau Michigan, mereka menemukan serangkaian batu sejajar dalam lingkaran 40 kaki (12 m) di bawah permukaan. Salah satu batu juga tampaknya memiliki ukiran mastodon, sebuah hewan yang telah punah selama 10, 000 tahun.



6. Monumen Yonaguni Jepang
 
 
Sampai sekarang sebenarnya keberadaan monumen Yonaguni ini masih terus diperdebatkan. Pasalnya, sejak ditemukan tahun 1987 silam mash jadi pertanyaan apakah struktur batu-batuan ini dibuat oleh alam atau campur tangan manusia. Kalau misalnya benar dibuat oleh manusia, kemungkinan berasal dari zaman es terakhir atau sekitar 10.000 SM.


  
7. Kota hilang Arab


Seberapa maju sebenarnya peradaban di jazirah Arab, Timur Tengah ribuan tahun sebelum Masehi? Selama ini kita selalu dihadapkan pada kisah jahiliyah, kaum yang suka membunuh dan akrab dengan kekerasan. Bisa jadi, dengan temuan di Teluk Khambat di tahun 2001 membuka tabir masa silam.

Penemuan kota yang hilang ini dibuat dengan bantuan sonar, dan digambarkan sebagai tempat tinggal lengkap dengan sistem drainase, ruang mandi, lumbung dan benteng seperti dari masa pra-peradaban Lembah Indus. Selama investigasi tindak lanjut, daerah itu dikeruk dan beberapa artefak lainnya ditemukan, seperti misalnya peralatan kayu (tertanggal ± 7.000 SM), tulang fosil, tembikar dan lainnya. Sampai saat ini penelitian masih terus dilanjutkan.





 
Sumber:
listverse.

Inikah Kota yang Ada di Bawah Tanah?

Benarkah bumi memiliki rongga besar di dalamnya yang disebut dengan bumi kedua? Mungkinkah ada kota di inti bumi?

Kepercayaan ini telah berkembang dan menjadi teori yang penuh aroma legenda. Contoh paling mudah, pada kisah Lord of the Rings karya J.R.R Tolkien, disebut-sebut sebagai dunia-bawah.

 

Dalam beberapa folklor, kota ini disebut Agartha. Beberapa penulis membuat rincian tentang kota ini, sehingga menjadi kabur apakah sekadar dongeng atau misteri yang belum terungkap.

Salah satu contoh, menurut seorang pelaut Norwegia bernama Olaf Jansen didalam buku biografinya "The Smoky God" menjelaskan bahwa Agartha adalah nama sebuah kota didalam hollow earth. Willis Emerson seorang penulis yang juga menulis kisah perjalanan Jansen didalam buku "Agartha - Secrets of the Subterranean Cities" menjelaskan bagaimana sekoci Jansen berlayar melalui pintu masuk interior bumi di Kutub Utara.

Selama dua tahun ia tinggal bersama penduduk koloni Agharta. Dunia ini diterangi oleh matahari yang lebih berasap, dia menyebutnya "smoky sun". "Shamballa" adalah pusat pemerintahan di Agharta.
Cukup aneh memang bagi kita para orang awam, seperti cerita yang dibuat-buat. Terlalu banyak pertanyaan yang membuat kita penasaran. Saya lanjutkan....
 

Selama dua tahun tinggal di Agharta, Jansen mendapatkan banyak informasi yang mengejutkan. Menurut mereka, Agharta dulunya juga berada dipermukaan (kerak bumi), namun karena perang dahsyat yang terjadi pada masa itu menenggelamkan mereka kedalam bumi. Mereka mengaku Agharta adalah sisa-sisa peradaban Atlantis dan Lemuria.

Dahulu Atlantis dan Lemuria adalah dua kota terbesar dan termaju. Kemudian kedua bangsa ini bertempur, berperang dahsyat. Perang Thermo Nuclear yang dilancarkan kedua bangsa menyebabkan keduanya hancur dan jatuh kedalam bumi. Sisa-sisa pertempuran Atlantis dan Lemuria masih ada di permukaan, yaitu Gurun Sahara, Gurun Gobi, Bagian selatan Australia, dan Gurun di AS.

Agartha juga dimuat dalam buku "Reliable" karya Alexandre Saint-Yves d'Alveydre. Menurutnya, dunia rahasia Agartha serta semua kebijaksanaan dan kekayaannya akan dapat diakses demi kepentingan seluruh umat manusia.
 


Alexandre menulis dengan sangat bagus, seolah-olah kota ini memang benar-benar ada, jalan masuknya di Himalaya, Tibet.

Penjelajah lain, Ferdynan Ossendowski menullis sebuah buku di tahun 1922 "Beasts, Men and Gods."  Dalam buku tersebut, Ossendowski menceritakan sebuah cerita tentang sebuah kerajaan bawah tanah yang ada di dalam bumi. Kerajaan ini dikenal sebagai Buddha Agharti.

Tampaknya, Agartha merupakan kisah legenda yang telah ada dalam ajarah Buddha Vajrayana lalu dihidupkan kembali oleh penulis-penulis barat. Termasuk berbagai bentuk seni lainnya seperti lagu, games, dan sebagainya.

Soal keberadaan Agartha itu sendiri masih menjadi misteri, benarkah ada atau sekadar dongeng ?



 




Ingin Melihat Harta Karun? Menyelam di Chuuk Lagoon Saja

Chuuk Lagoon yang terletak timur laut Papua Niugini adalah lokasi favorit para penyelam yang amat menyukai cerita sejarah. Pasalnya tempat tersebut merupakan tempat persembunyian dan pangkalan kapal-kapal perang Angkatan Laut Jepang di daerah Pasifik Selatan dalam Perang Pasifik yang merupakan bagian dari Perang Dunia II.

Dulu di tahun 1944, tentara Amerika Serikat dibawah komando Jenderal Douglas MacArthur melancarkan serangan gencar selama 2 hari, akibatnya banyak kapal-kapal Jepang yang tenggelam. Total kapal Jepang yang tenggelam di daerah laguna ini adalah lebih dari 60 kapal.

 Kapal-kapal Jepang tersebut mengangkut banyak "harta karun" yang amat menarik. Yang membuat laguna ini menarik bukan hanya karena cerita sejarahnya yang membuatnya dinobatkan sebagai tempat kuburan kapal yang paling besar di dunia, tetapi pemandangan karang-karang bawah lautnya pun amat menawan. Lihat foto-fotonya di bawah ini.

 
 
 
 





Sumber:
memobee.

Ini Dia, Jantung Vampire Asli yang di jual di Ebay

Dibawah ini adalah foto dari jantung vampire yang dilelang di ebay









10 Sosok Pencabut Nyawa

Dalam setiap kepercayaan, selalu ada satu sosok yang diyakini sebagai pengakhir kehidupan. Psychopomp - istilah ini dipakai secara umum, berasal dari kata Yunani "psuchopompos" yang berarti: panduan jiwa. Ujudnya bermacam-macam sesuai keyakinan yang dianut pada agama, wilayah sosial, serta jaman yang mengikuti.

Sejak jaman Mesir kuno hingga abad modern, psychopomp hadir  dengan julukan tertentu. Ia bisa berupa roh, iblis, bahkan dewa. Apa sajakah psychopomp dalam sejarah manusia? Kita lihat daftarnya berikut ini.


1. Grim Reaper
 

Nama ini boleh jadi paling populer sedunia karena dikenal banyak orang. Pemakaian sosoknya yang menyeramkan - tengkorak berjubah hitam membawa sabit - di berbagai media industri (musik, seni rupa, buku, dan propaganda lainnya) membuatnya semakin terkenal. Konon, Grim Reaper mulai digambarkan sebagai pencabut nyawa sejak abad kelima belas. 

Berbagai versi berkembang tentang caranya mengambil jiwa manusia. Misalnya saja, ia bisa membunuh hanya dengan menyentuh seseorang dengan jarinya. Kadangkala juga digambarkan bahwa kita bisa melakukan proses tawa-menawar nyawa dengan Grim Reaper. Dalam "The Seventh Seal" diceritakan seorang ksatria bertanding catur dengannya dan jiwalah yang menjadi taruhannya.



2. Anubis

 
Anubis (yang kemudian digantikan oleh Osiris sebagai psychopomp Mesir) juga cukup populer. Rupanya sebagai dewa berkepala serigala yang bertugas membimbing jiwa-jiwa yang mati menuju Duat - dunia bawah Mesir - untuk menjalani penghakiman. 

Dalam kepercayaan Mesir kuno, Anubis akan mengawasi proses penentuan ini, yaitu saat hati seseorang ditimbang dengan bulu. Jika ternyata hati seseorang lebih berat dari bulu, maka Anubis akan memberikannya pada Ammit, setan yang akan memakan manusia tersebut.



3. Azrael


Inilah sosok malaikat maut yang diakui keberadaannya oleh penganut agama samawi - Islam, Kristen, Yahudi. Tentu dengan pelafalan yang berbeda-beda, seperti misalnya kita kenal dengan Izrail dalam Islam. Sosok Azrael / Izrail yang akan mengambil setiap jiwa manusia saat mati untuk dikembalikan kepada Sang Pencipta.


 
4. Hermes
 
 
Hermes sebenarnya dewa Yunani yang bertugas di dunia perdagangan, pencurian, sekaligus dunia olahraga (atlet). Uniknya, ia juga bertugas memimpin jiwa-jiwa orang mati ke gerbang Hades, yakni dunia orang mati. Di tempat ini, Charon telah menunggu dan membawa jiwa tersebut masuk ke dalam Hades.



5. Thanatos


Selain Hermes, dalam mitologi Yunani juga mengenal sosok Thanatos. Ia sangat dibenci oleh semua manusia karena sangat kejam dan tak kenal ampun.  Thanatos biasanya digambarkan sebagai seorang pemuda bersayap, membawa pedang, dan secara universal serupa dengan saudaranya, Hypnos, dewa tidur.


 
6. Charun


Dalam mitologi Etruscan (era antara Yunani dan Romawi), sosok pencabut nyawa "Demon of Death" adalah Charun.  Kerap digambarkan juga sebagai Vanth, penguasa dunia bawah. Menurut kepercayaan, Charun akan datang pada setiap orang yang siap mati, lalu memukul kepala dengan palu sampai mati. Selain itu, Charun juga bertugas memukul jiwa orang jahat di dunia bawah selama-lamanya.



7. Charon
 

Jika Charun ada dalam mitologi Etruscan, yang satu ini, Charon muncul dalam kepercayaan Yunani. Tugasnya mengangkut jiwa-jiwa yang mati menyeberangi sungay Styx (kebencian) dan Acheron (nyeri). Uniknya, jiwa mati yang diangkut dalam "perahu" milik Charon harus membayar. Karena itu, setiap orang yang meninggal di jaman Yunani biasanya ada koin di dalam mulut almarhum. Masalahnya, bila jiwa yang mati tidak membayar Charon maka harus menikmati perjalanan jauh selama seratus tahun.



8. Mercury


Sosok dewa Mercury bisa dibilang sangat mirip dengan Hermes. Namun Mercury lebih dikenal dalam mitologi Romawi. Pekerjaan Merkurius adalah membimbing jiwa setelah kematian ke Avernus, sebuah kawah di Italia yang menjadi pintu masuk ke dunia bawah Romawi.



9. Valkyrie
 

Bagi yang pernah main game online Ragnarok mungkin mengenal sosok ini. Valkyrie dikenal dalam mitologi Norse, sosoknya sebagai dewi cantik di atas kuda terbang. Biasanya terlihat di medan peperangan, maklum bangsa Viking sangat gemar bertempur. Valkyrie akan membawa jiwa-jiwa yang mati ke Valhalla, tempat yang akan merubah jiwa yang mati tersebut menjadi einherjar (pejuang tunggal) dan menunggu terjadinya Ragnarok.


 
10. Xolotl


Inilah pencabut nyawa dalam keperayaan Aztec. Yakni dewa petir yang membimbing jiwa yang mati ke Mictlan, dunia bawah. Digambarkan juga, Xolotl membawa api dari neraka bagi manusia. Bentuk Xolotl serupa manusia berkepala anjing.

Planet Nibiru Penyebab Kiamat 2012?

Bagian luar Tata Surya masih memiliki banyak planet-planet minor yang belum ditemukan. Sejak pencarian untuk Planet X dimulai pada awal abad ke 20, kemungkinan akan adanya planet hipotetis yang mengorbit Matahari dibalik Sabuk Kuiper telah membakar teori-teori Kiamat dan spekulasi bahwa Planet X sebenarnya merupakan saudara Matahari kita yang telah lama “hilang”.
Tetapi mengapa cemas duluan akan Planet X/Teori Kiamat ini? Planet X tidak lain hanya merupakan obyek hipotetis yang tidak diketahui?
Teori-teori ini didorong pula dengan adanya ramalan suku Maya akan kiamat dunia pada tahun 2012 (Mayan Prophecy) dan cerita mistis Bangsa Sumeria tentang Planet Nibiru, dan akhirnya kini memanas sebagai “ramalan kiamat” 21 Desember 2012. Namun, bukti-bukti astronomis yang digunakan untuk teori-teori ini benar-benar melenceng.
Pada 18 Juni kemarin, peneliti-peneliti Jepang mengumumkan berita bahwa pencarian teoretis mereka untuk sebuah massa besar di luar Tata Surya kita telah membuahkan hasil. Dari perhitungan mereka, mungkin saja terdapat sebuah planet yang sedikit lebih besar daripada sebuah obyek Plutoid atau planet kerdil, tetapi tentu lebih kecil dari Bumi, yang mengorbit Matahari dengan jarak lebih dari 100 SA. Tetapi sebelum kita terhanyut pada penemuan ini, planet ini bukan Nibiru, dan bukan pula bukti akan berakhirnya dunia ini pada 2012. Penemuan ini penemuan baru dan merupakan perkembangan yang sangat menarik dalam pencarian planet-planet minor dibalik Sabuk Kuiper.
Dalam simulasi teoretis, dua orang peneliti Jepang telah menyimpulkan bahwa bagian paling luar dari Tata Surya kita mungkin mengandung planet yang belum ditemukan. Patryk Lykawa dan Tadashi Mukai dari Universitas Kobe telah mempublikasikan paper mereka dalam Astrophysical Journal yang menjelaskan tentang planet minor yang mereka yakini berinteraksi dengan Sabuk Kuiper yang misterius itu.
Kuiper Belt Objects (KBOs)
Sabuk Kuiper menempati wilayah yang sangat luas di Tata Surya kita, kira-kira 30-50 SA dari Matahari, dan mengandung sejumlah besar obyek-obyek batuan dan metalik. Obyek terbesar yang diketahui adalah planet kerdil (Plutoid) Eris. Telah lama diketahui bahwa Sabuk Kuiper memiliki karakteristik yang aneh, yang mungkin menandakan keberadaan sebuah benda (planet) besar yang mengorbit Matahari dibalik Sabuk Kuiper. Salah satu karakterikstik tersebut adalah yang disebut dengan “Kuiper Cliff” atau Jurang Kuiper yang terdapat pada jarak 50 SA. Ini merupakan akhir dari Sabuk Kuiper yang tiba-tiba, dan sangat sedikit obyek Sabuk Kuiper yang telah teramati dibalik titik ini. Jurang ini tidak dapat dihubungkan terhadap resonansi orbital dengan planet-planet masif seperti Neptunus, dan tampaknya tidak terjadi kesalahan (error) pengamatan. Banyak ahli astronomi percaya bahwa akhir yang tiba-tiba dalam populasi Sabuk Kuiper tersebut dapat disebabkan oleh planet yang belum ditemukan, yang mungkin sebesar Bumi. Obyek inilah yang diyakini Lykawka dan Mukai telah mereka perhitungkan keberadaannya.
Planet-planet dalam susunan tatasurya
Peneliti Jepang ini memprediksikan sebuah obyek besar, yang massanya 30-70 % massa Bumi, mengorbit Matahari pada jarak 100-200 SA. Obyek ini mungkin juga dapat membantu menjelaskan mengapa sebagian obyek Sabuk Kuiper dan obyek Trans-Neptunian (TNO) memiliki beberapa karakteristik orbital yang aneh, contohnya Sedna.
Sejak ditemukannya Pluto pada tahun 1930, para astronom telah mencari obyek lain yang lebih masif, yang dapat menjelaskan gangguan orbital yang diamati pada orbit Neptunus dan Uranus. Pencarian ini dikenal sebagai “Pencarian Planet X”, yang diartikan secara harfiah sebagai “pencarian planet yang belum teridentifikasi”. Pada tahun 1980an gangguan orbital ini dianggap sebagai kesalahan (error) pengamatan. Oleh karena itu, pencarian ilmiah akan Planet X dewasa ini adalah pencarian untuk obyek Sabuk Kuiper yang besar atau pencarian planet minor. Meskipun Planet X mungkin tidak akan sebesar massa Bumi, para peneliti masih akan tetap tertarik untuk mencari obyek-obyek Kuiper lain, yang mungkin seukuran Plutoid, mungkin juga sedikit lebih besar, tetapi tidak terlalu besar.
“The interesting thing for me is the suggestion of the kinds of very interesting objects that may yet await discovery in the outer solar system. We are still scratching the edges of that region of the solar system, and I expect many surprises await us with the future deeper surveys.” – Mark Sykes, Direktur Planetary Science Institute (PSI) di Arizona.
Planet X tidaklah menakutkan
Jadi darimana Nibiru ini berasal? Pada tahun 1976 sebuah buku kontroversial berjudul “The Twelfth Planet” atau “Planet Keduabelas” ditulis oleh Zecharian Sitchin. Sitchin telah menerjemahkan tulisan-tulisan kuno Sumeria yang berbentuk baji (bentuk tulisan yang diketahui paling kuno). Tulisan berumur 6000 tahun ini mengungkapkan bahwa ras alien yang dikenal sebagai Anunnaki dari Planet yang disebut Nibiru, mendarat di Bumi. Ringkas cerita, Anunnaki memodifikasi gen primata di Bumi untuk menciptakan homo sapien sebagai budak mereka.
Illustrasi Terjadinya Impact
Ketika Anunnaki meninggalkan Bumi, mereka membiarkan kita memerintah Bumi ini hingga saatnya mereka kembali nanti. Semua ini mungkin tampak sedikit fantastis, dan mungkin juga sedikit terlalu detil jika mengingat semua ini merupakan terjemahan harfiah dari tulisan kuno berumur 6000 tahun. Pekerjaan Sitchin ini telah diabaikan oleh komunitas ilmiah sebagaimana metode interpretasinya dianggap imajinatif. Meskipun demikian, banyak juga yang mendengar Sitchin, dan meyakini bahwa Nibiru (dengan orbitnya yang sangat eksentrik dalam mengelilingi Matahari) akan kembali, mungkin pada tahun 2012 untuk menyebabkan semua kehancuran dan terror-teror di Bumi ini. Dari “penemuan” astronomis yang meragukan inilah hipotesa Kiamat 2012 Planet X didasarkan. Lalu, bagaimanakah Planet X dianggap sebagai perwujudan dari Nibiru?
Kemudian terdapat juga “penemuan katai coklat di luar Tata Surya kita” dari IRAS pada tahun 1984 dan “pengumuman NASA akan planet bermassa 4-8 massa Bumi yang sedang menuju Bumi” pada tahun 1933. Para pendukung hipotesa kiamat ini bergantung pada penemuan astronomis ini sebagai bukti bahwa Nibiru sebenarnya adalah Planet X yang telah lama dicari para astronom selama abad ini. Tidak hanya itu, dengan memanipulasi fakta-fakta tentang penelitian-penelitian ilmiah, mereka “membuktikan” bahwa Nibiru sedang menuju kita (Bumi), dan pada tahun 2012, benda masif ini akan memasuki bagian dalam Tata Surya kita, menyebabkan gangguan gravitasi.
Dalam pendefinisian yang paling murni, Planet X adalah planet yang belum diketahui, yang mungkin secara teoretis mengorbit Matahari jauh di balik Sabuk Kuiper. Jika penemuan beberapa hari lalu memang akhirnya mengarah pada pengamatan sebuah planet atau Plutoid, maka hal ini akan menjadi penemuan luar biasa yang membantu kita memahami evolusi dan karakteristik misterius bagian luar Tata Surya kita.